7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kau Percayai Biar Dapat Menikmatinya

Posted by Ganas003 on Agustus 22, 2019 in ,

7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya

Cek dulu faktanya



Ada banyak isu perihal seks di luar sana yang sanggup kau dapatkan dengan mudah. Sayangnya, ada banyak pula isu yang tak sempurna tetapi terlanjur diyakini oleh banyak masyarakat--bahkan mungkin termasuk kamu--seperti berikut ini.

1. Semua perempuan sanggup mencapai orgasme melalui penetrasi

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyascientias.nl
Menurut studi yang dilakukan Kinsey Institute, sebanyak 20 hingga 30 persen perempuan tidak mencapai orgasme melalui relasi seks dengan penetrasi penis sekalipun. Artinya, hal ini sangat masuk akal dan kau tak perlu aib untuk membicarakannya dengan pasangan. Kalau kau membutuhkan stimulasi lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya.

2. Orgasme selalu mempunyai sensasi yang 'meledak-ledak'

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyamedicalnewstoday.com
Kamu boleh jadi mengalami euforia semacam ini, tetapi orgasme tidak selalu demikian. Kamu tidak perlu membandingkannya dengan orang lain maupun pengalaman seks sebelumnya.

3. Hanya pria yang menonton film porno

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyaunsplash.com/andrewtneel
Menurut Pornhub, sebesar seperempat dari jumlah pengunjungnya ialah wanita. Artinya, bukan hanya pria yang menikmati tontonan ini meski perempuan jarang mengakuinya. Hal ini pun bukan hanya untuk memuaskan gairah, tetapi juga menemukan beberapa hal seksual yang mungkin sanggup dijadikan sebagai rujukan untuk mencapai pengalaman seks yang lebih baik.

4. Seks pertama sanggup merobek selaput dara dan menimbulkan rasa sakit

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyareprojustice.com

Selaput dara perempuan tidak sama antara satu sama lainnya. Beberapa perempuan mungkin akan mengalami perobekan selaput dara pada ketika melaksanakan seks untuk kali pertama, tetapi beberapa perempuan lainnya tidak demikian. Selain itu, tidak semua perempuan mengalami rasa sakit sesudah melaksanakan seks pertama kalinya.

5. Semua penyakit menular seksual menimbulkan gejala

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyaspineuniverse.com
Hanya alasannya tidak mencicipi perubahan di dalam tubuh, melaksanakan tes untuk PMS (Penyakit Menular Seksual) secara rutin terutama jikalau kau aktif secara seksual. Mitos yang beredar, setiap penyakit abuh ini akan menimbulkan tanda-tanda menyerupai timbulnya benjolan, kulit yang menjadi kemerahan, dan sebagainya. Justru seringnya, tanda-tanda gres akan timbul sesudah abuh berada di tahap yang telah serius.

6. Ukuran itu penting

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyaglamour.com
Rerata ukuran penis ialah sekitar lima inci, sedangkan vagina ialah tiga hingga empat inci. Kalau hanya alasannya ukuranmu atau pasangan tidak sesuai dengan angka ini bukan berarti seks menjadi hal yang tidak menyenangkan. Sebagai solusinya, kau dan pasangan sanggup bereksplorasi posisi untuk mencapai pengalaman seks yang maksimal.

7. Terlalu sering bekerjasama seks sanggup merusak vagina

 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinya 7 Mitos Seks Ini Perlu Berhenti Kamu Percayai supaya Bisa Menikmatinyalanefertilityinstitute.com
Tenang saja, vagina mempunyai sifat yang lentur (bayangkan saja, dari sinlah bayi sanggup keluar!). Untuk kembali mengencangkan otot-otot vagina, ada aneka macam cara yang sanggup dilakukan menyerupai latihan kegel. 
Hayo, mitos mana yang masih kau percayai? Sekarang sudah tahu faktanya kan?