7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk Atau Dibiarkan

Posted by Ganas003 on Agustus 10, 2019 in

7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan

Jangan panik, jangan abai. Yuk, lebih cermati!




Klitoris merupakan cuilan anatomi pada perempuan yang berukuran relatif kecil dan sangat sensitif. Karenanya, rasa gatal yang terjadi pada organ ini pun sanggup terasa begitu mengganggu dan meresahkan.
Kira-kira, apa saja ya faktor penyebab rasa gatal pada klitoris?

1. Iritasi

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkanlifehack.org
Klitoris merupakan organ yang sangat sensitif dan sangat penuh dengan ujung saraf. Karena itu, kalau ada sesuatu yang mengiritasinya menyerupai materi celana dalam yang tak nyaman , klitoris pun akan terasa gatal. Untuk mengatasi ini, kau sanggup mengganti materi celana dalam dengan material yang lebih nyaman maupun mengganti deterjen atau sabun yang digunakan.

2. Rangsangan seksual

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkanandreariviera.com
Saat menerima rangsangan seksual, darah yang mengalir ke klitoris pun meningkat. Organ ini pun akan seperti membengkak sehingga lebih rentan terhadap iritasi. Karena itu, masuk akal kalau sebagian perempuan mengalami rasa gatal yang temporer sebelum, saat, atau sehabis mengalami rangsangan seksual.

3. Bacterial vaginosis

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkaniconprinting.com
Jika jumlah basil pada vagina tidak seimbang, infeksi yang satu ini pun sanggup terjadi. Walau dokter belum sanggup memastikan dengan sempurna penyebab bacterial vaginosis, beberapa hal berikut diyakini sebagai faktor yang sanggup meningkatkan risikomu terkena BV.
  • berhubungan seks dengan banyak orang
  • douching
  • berhubungan intim dengan pasangan baru
Selain gatal, BV juga biasanya ditandai dengan beberapa tanda-tanda lain seperti:
  • sensasi terbakar ketika buang air kecil
  • aroma tak sedap dari vagina terutama sehabis bekerjasama badan
  • rasa sakit maupun sensasi terbakar pada vagina
  • keluarnya lendir keputihan berwarna putih atau keabu-abuan

4. Infeksi menular seksual

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkanhumaverse.com
Kalau mengalami ini, biasanya kau juga akan mengalami beberapa fenomena lain seperti:
  • rasa sakit ketika buang air kecil;
  • buang air kecil jadi lebih sering;
  • bau atau keputihan yang tak biasa;
  • kemerahan di area genital;
  • nyeri pada perut;
  • pendarahan anal;
  • rasa sakit atau nyeri di area mulut;
  • kutil di area kemaluan.

5. Kanker vulva

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkanrd.com
Sama menyerupai poin sebelumnya, penyakit ini juga biasanya ditandai dengan tanda-tanda lain seperti:
  • sensasi rasa sakit atau panas;
  • benjolan pada vulva;
  • pendarahan atau keputihan yang tidak biasa;
  • kulit yang jadi lebih kemerahan;
  • luka terbuka yang tak kunjung sembuh;
  • area di sekitar vulva yang berbeda dari kondisi kulit lainnya (menjadi lebih tebal, gelap, lebih terang, dan sebagainya).

6. Eksim genital

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkandiply.com
Penyakit kulit ini bahkan juga sanggup menyerang area vulva, anus, dan pantat. Biasanya, kondisi ini terjadi sebagai bentuk alergi terhadap produk kebersihan yang digunakan, materi pakaian yang dipakai, dan obat-obatan tertentu yang dikonsumsi.

7. Gangguan rangsangan genital persisten

 Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkan 7 Penyebab Klitoris Gatal, Jangan Sembarangan Digaruk atau Dibiarkanjuanbustos.com
Gangguan rangsangan genital persisten atau yang sering disebut PGAD (Persistent Genital Arousal Disorder) merupakan sensasi rangsangan seks yang terjadi dalam waktu usang bahkan tanpa adanya stimulasi seksual yang diberikan. Dibandingkan pria, perempuan lebih rentan mengalami hal ini. Mengenai penyebabnya sendiri sampai sekarang belum diketahui secara pasti, tetapi stres dan gangguan kecemasan sanggup jadi alasan di balik PGAD.
Rasa gatal pada klitoris secara umum tak terlalu mengkhawatirkan selagi tidak berlangsung lama. Namun kalau yang terjadi yaitu sebaliknya dan ditandai dengan banyak sekali keluhan lain, jangan tunda untuk segera memeriksakannya ke dokter, ya.