Hai Girls, Yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu Dengan Cara Ini!

Posted by Ganas003 on September 24, 2019 in

Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!

Sebagai langkah awal, cek dulu secara mandiri



Letaknya yang berada di dalam memang menciptakan investigasi vagina secara berdikari cukup sulit. Terlebih lagi, biasanya diharapkan beberapa alat laboratorium untuk melaksanakan serangkaian tes terkait.
Namun setidaknya, ada beberapa hal yang sanggup kau perhatikan untuk mendapati keabnormalan pada vagina ibarat keputihan yang tak wajar, kutil genital, atau rasa nyeri. Selain itu, investigasi berdikari ini juga akan membuatmu lebih peka, peduli, dan paham wacana diri sendiri.

1. Vagina setiap perempuan berbeda

 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!stylist.co.uk
Hal utama yang harus kau pahami ialah bahwa vagina di setiap wanita, sekalipun masih ada pertalian darah, tak akan pernah sama persis. Entah dari sisi warna, bentuk, maupun ukuran, selalu ada perbedaannya. Maka dari itu, kategori 'sehat' antara satu perempuan dan perempuan lainnya pun sanggup sedikit berbeda pula.

2. Memahami anatomi vagina

 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!unsplash.com/brunocervera
Selama bertahun-tahun hidup bersama vagina yang ada pada tubuhmu sendiri, seberapa paham kau dengan anatomi organ yang satu ini? Pasalnya, kau tentu harus memahami dulu bagian-bagian vagina sebelum melaksanakan evaluasi lebih jauh. Adapun beberapa bab besar yang perlu kau tahu posisi berikut fungsi dan karakternya antara lain labia mayora, labia minora, lubang vagina, dan klitoris.

3. Membekali diri dengan isu wacana PMS

 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!unsplash.com/annapostovaya
Bila kau pernah melaksanakan korelasi seksual terutama masih aktif sampai dikala ini, penting untuk membekali diri dengan wawasan seputar PMS (Penyakit Menular Seksual). Kamu harus sudah mulai jeli dengan mengetahui apa yang dimaksud dengan sifilis, gonore, klamidia, HPV, HIV, dan lain-lain. 
4. Jeli dengan tanda-tanda PMS
 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!stylist.co.uk

Masih berkaitan dengan PMS, sudahkah kau tahu bahwa kebanyakan penyakit ini tidak menawarkan tanda-tanda di awal? Tak sedikit penyakit yang gres menunjukkan tanda-tanda sehabis cukup usang menyerang di dalam badan dan telah mencapai tahap yang lebih serius.
Gejala paling umum antara lain keputihan aneh (berbau menyengat, berwarna kuning atau hijau), pembengkakan di area vulva, rasa gatal, benjolan kecil berwarna merah, dan sensasi panas atau terbakar. Karena itu, tindakan preventif yang sanggup kau lakukan ialah dengan mempraktikkan seks yang kondusif dan sehat serta melaksanakan investigasi PMS secara berkala.

5. Perlengkapan untuk investigasi mandiri

 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!unsplash.com/annapostovaya
Tentu saja, kau membutuhkan perlengkapan tertentu untuk melaksanakan investigasi sendiri di rumah. Tenang saja, hal ini tak susah atau ribet, kok. Yang kau perlukan hanyalah kaca, bantal, lampu senter kecil, dan sarung tangan. Bila masih belum terlalu paham, ada baiknya kau juga menyediakan gambar vulva yang sanggup didapat dengan gampang dari internet.

6. Langkah-langkah pemeriksaan

 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!avawomen.com
Dikutip dari Healthline, berikut ialah langkah-langkah untuk menyelidiki kesehatan vagina secara berdikari di rumah.
  1. Cuci tangan dengan benar-benar higienis memakai sabun dan air bersih. Gunakan sarung tangan yang steril. Lepaskan pakaianmu yang berada di bawah pinggang.
  2. Tempatkan bantal di depan permukaan tembok. Duduk, kemudian sandarkan punggungmu pada bantal, dan tekuk lututmu. Posisikan kaki dekan dengan pantat. Lebarkan lutut kira-kira selebar bahu.
  3. Pegang beling di depan area pelvis. Untuk melihat lebih jelas, gunakan lampu senter.
  4. Bila ini kali pertama, gunakan proteksi diagram vulva yang sudah disiapkan. Mulai dengan mengidentifikasi aneka macam area dan lihat perubahan-perubahan yang terjadi dikala kau dalam posisi yang berbeda maupun terangsang secara seksual. Periksa bab vulva dan amati apakah kau menemukan ada luka, benjolan, rasa sakit atau nyeri, dan sebagainya.
  5. Secara perlahan dan lembut, lebarkan bibir vagina dengan satu tangan, sementara satu tangan lain tetap memegang senter atau beling (tergantung mana di antara salah satu ini yang kau letakkan di lantai). 
  6. Dengan berhati-hati, masukkan salah satu jari ke dalam vagina. Bagian dalam organ ini kurang lebih terasa familier dengan bab langit-langit mulut. Bila kau mencicipi ada rasa sakit atau ada yang tak masuk akal ibarat benjolan pada dinding vagina, segera periksakan ke dokter.
  7. Dengan berhati-hati pula, keluarkan jarimu dari vagina dan perhatikan lendirnya. Bila kau menemukan ada yang aneh dari lendir tersebut ibarat berwana kuning dan kehijauan atau anyir yang tak sedap, segera periksakan ke dokter.
  8. Cari dengan cermat apakah ada pembengkakan, benjolan, atau perubahan lain yang tak wajar. Setelah itu, kau sanggup kembali merapatkan lutut dan berdiri.
Perlu diingat, rupa vulva sanggup sedikit berbeda sepanjang bulan. Kalau ada hal-hal yang membuatmu khawatir, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter OB/GYN kepercayaanmu.

7. Kapan dan seberapa sering dilakukan?

 yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini Hai Girls, yuk Cek Sendiri Kesehatan Kewanitaanmu dengan Cara Ini!stylist.co.uk
Secara reguler, kau sanggup melaksanakan investigasi berdikari ini sebulan sekali. Bila ingin konsisten, kau sanggup menciptakan tanggal khusus setiap bulannya sesuai dengan siklus haid. Pastikan saja kau tidak melakukannya dikala sedang menstruasi, ya. 
Ingat, investigasi berdikari ini sama sekali tidak menggantikan investigasi yang perlu kau lakukan kepada dokter, ya. Hal ini merupakan tindakan preventif untuk aneka macam risiko kesehatan pada vaginamu. Bila kau menemukan hal-hal yang tak biasa atau mencurigakan wacana kondisi vaginamu pun, jangan sembarangan mendiagnosis apalagi melaksanakan tindakan tanpa isyarat dari dokter.