Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Kegiatan Seks Oral

Posted by Ganas003 on Oktober 15, 2019 in , ,

Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral

Selalu terapkan seks kondusif dan sehat!




Sebelum melaksanakan kekerabatan seksual, setiap individu semestinya bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dengan mempunyai edukasi seks yang cukup. Tak hanya soal bagaimana menerima pengalaman bercinta yang memuaskan dan pencegahan kehamilan, wawasan ihwal risiko penyakit yang sanggup terjadi pun menjadi pecahan penting yang tak boleh diabaikan.
Bicara soal penyakit, kau niscaya setidaknya sudah pernah mendengar perihal banyak sekali penyakit menular seksual yang mungkin terjadi. Namun, sudah pahamkah kau bahwa penularan ini juga sanggup terjadi meski tanpa melaksanakan penetrasi penis ke dalam vagina?
Faktanya, seseorang yang melaksanakan oral seks dengan pasangan yang mempunyai penyakit menular seksual juga sanggup terserang penyakit tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut ialah sembilan jenis penyakit yang mengintai acara seks oral sebagaimana dilansir dari medicalnewstoday.com.

1. Gonorrhea

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralspineuniverse.com
Penyakit Menular Seksual (PMS) lantaran bakteri Neisseria gonrrheae yang satu ini tidak selalu menunjukkan gejala, sehingga bukan tak mungkin penderitanya pun bahkan tak menyadari. Kalaupun menunjukkan gejala, beberapa di antaranya ialah sebagai berikut.
  • Sensasi panas atau terbakar ketika buang air kecil.
  • Keluarnya lendir atau cairan tak biasa dari vagina, penis, atau rektum.
  • Nyeri pada kerongkongan.
  • Pembengkakan atau rasa nyeri pada testis.
  • Rasa nyeri pada rektum.
Seseorang sanggup tertular gonorrhea bila berafiliasi seks oral dengan orang yang lebih dulu menderita gonorrhea di pecahan vagina, penis, susukan kemih, rektum, atau tenggorokan. Bila tak segera ditangani dengan sempurna dan tuntas, gonorrhea dapat memunculkan risiko lain menyerupai kemungkinan terserang HIV lebih tinggi, mandul pada wanita, dan epididimitis pada laki-laki.

2. Chlamydia

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralpopsugar.com
Chlamydia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan juga umumnya tak menunjukkan gejala. Kalaupun ada, gejalanya juga hampir menyerupai mirip kencing nanah alias gonorrhea, yakni menyerupai berikut.
  • Keluarnya lendir atau cairan tak biasa menyerupai darah dari vagina, penis, atau rektum.
  • Rasa nyeri pada rektum.
  • Pembengkakan atau nyeri pada testis.
  • Sensasi panas atau terbakar ketika buang air kecil.
Pengobatan chlamydia biasanya memakai antibiotik. Penderita PMS ini pun harus menghindari acara seks hingga benar-benar higienis untuk meminimalisasi penyebaran. Adapun kalau tak segera ditangani, chlamydia dapat mengakibatkan kemandulan pada wanita, epididimitis pada laki-laki, meningkatnya terserang risiko HIV, dan tertularnya infeksi pada bayi yang tengah berada di dalam kandungan penderita.

3. HPV

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralcatsupandmustard.com
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, HPV (Human papilomavirus) merupakan jenis PMS yang paling umum di Amerika Serikat. Bahayanya, penyakit ini juga sering tidak menunjukkan tanda-tanda dan sulit untuk dideteksi. Walau begitu, HPV juga sanggup mengakibatkan beberapa tanda menyerupai berikut.
  • Kutil di area sekitar alat kelamin dan anus.
  • Kutil pada tenggorokan yang mengakibatkan penderita menjadi susah bernapas maupun berbicara.
Selain dengan adanya kutil di area tersebut, orang gres akan mengetahui bahwa dirinya menderita HPV ketika hasil tes pap smear atau screening kanker serviks menunjukkan hasil abnormal. Penyakit ini pun biasanya sanggup hilang dengan sendirinya seiring berlalunya waktu dengan sendirinya. Kendati demikian, perlu diperhatikan pula bahwa hanya lantaran kutil yang terbentuk dihilangkan tidak berarti virusnya juga akan hilang. Selain itu, pada banyak kasus HPV bermetamorfosis kanker serviks.

4. Trichomoniasis

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralwashingtonpost.com
Infeksi ini disebabkan oleh benalu dan sering menunjukkan tanda-tanda menyerupai berikut.
  • Kemerahan atau gatal pada area vagina.
  • Keluarnya cairan atau lendir tak biasa dari vagina maupun penis.
  • Sensasi panas atau terbakar ketika buang air kecil.
Walau menunjukkan gejala, dokter perlu melaksanakan tes lanjutan untuk memastikan dan mendiagnosis apakah seseorang terkena trichomoniasis. Penyakit ini juga sanggup menyerang pecahan tenggorokan kalau seseorang melaksanakan oral seks dengan vagina atau penis yang telah terinfeksi. Selain mengonsumsi obat, penderita juga tidak sebaiknya melaksanakan kekerabatan seksual dalam bentuk apa pun sebelum sembuh total.

5. HIV

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralrd.com
Virus ini menyerang sistem imun tubuh sehingga menciptakan penderitanya jadi sangat rentan mengalami banyak sekali penyakit lainnya. Pada tahap awal, gejalanya cukup menyerupai dengan banyak sekali penyakit umum menyerupai berikut sehingga memerlukan tes khusus untuk mendiagnosis dengan tepat.
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Sakit pada tenggorokan
  • Kelelahan
  • Meriang
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
Risiko untuk penularan HIV melalui seks oral relatif kecil kecuali orang tersebut mempunyai luka yang terbuka di mulut. Mengenai pengobatan, hingga sekarang belum ditemukan metode untuk menyembuhkan HIV. Kendati demikian, perawatan sanggup dilakukan untuk mengurangi jumlah virus yang tersebar di dalam fatwa darah dan mempertahankan kondisi tubuh penderita.

6. Sifilis

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralverywellhealth.com
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi Treponema pallidum ini mengakibatkan tanda-tanda yang berbeda di setiap tahapnya.
Tahap primer
  • Keras, luka bundar di kawasan terjadinya infeksi
  • Sering kali tidak mengakibatkan tasa nyeri
  • Berlangsung selama 3 hingga 6 ahad dan hilang dengan sendirinya
  • Walau luka hilang, infeksi masih tetap ada sehingga perlu untuk tetap melaksanakan perawatan
Tahap sekunder
  • Ruam merah dan keras pada kulit
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Demam
  • Rasa nyeri pada mulut, area genital, atau anus
  • Adanya bintik merah kecokelatan pada punggung tangan atau telapak kaki
  • Rasa nyeri pada tenggorokan
  • Rambut rontok
  • Sakit kepala
  • Penurunan berat badan
  • Nyeri pada otot
  • Kelelahan
Tahap tersier
  • Biasanya terjadi sekitar 10 hingga 30 tahun sesudah terinfeksi pertama kali dan tidak menerima penanganan
  • Mengalami komplikasi menyerupai kerusakan beberapa organ internal maupun perubahan pada penglihatan
  • Bila mencapai saraf pada otak (neurosyphilis) biasanya mengakibatkan tanda-tanda sakit kepala, demensia, mati rasa, dan sulit untuk menggerakkan anggota tubuh
Selain tiga kondisi di atas, sifilis juga sanggup mencapai tahap laten yang tidak mengakibatkan tanda-tanda apa pun. Karena itu, penting untuk melaksanakan investigasi lanjutan. Pasalnya, sifilis yang dibiarkan begitu saja juga sanggup mengakibatkan komplikasi menyerupai kebutaan, tingginya risiko terserang HIV, membahayakan organ dalam, dan kelahiran mati.

7. Herpes

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralverywellhealth.com
PMS ini disebabkan oleh infeksi virus herpes simplex. Bila tak menimbulkan, tanda-tanda yang biasa ditimbulkan di tahap awal antara lain menyerupai berikut.
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Pembengkakan kelenjar
  • Sakit di pecahan tubuh
  • Rasa nyeri atau gatal di pecahan alat kelamin, rektum, atau mulut
Untuk diagnosis, dokter biasanya melaksanakan tes dengan mengambil sampel kulit maupun tes darah. Risiko lanjutan yang mungkin dialami kalau tak segera ditangani dari kondisi herpes antara lain meningkatnya kemungkinan terserang HIV dan penularan infeksi kepada bayi yang ada di dalam kandungan.

8. Hepatitis A

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralrd.com
Siapa sangka penyakit yang menyerang organ hati ini juga sanggup ditularkan melalui seks oral? Gejalanya pun biasanya terlihat sesudah 28 hari penderita terpapar virus, antara lain sebagai berikut.
  • Kelelahan
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mata dan kulit jadi kekuningan
  • Warna urine yang gelap
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman pada perut
Untuk menerima diagnosis tepat, dokter memerlukan tes darah. Meski mengakibatkan rasa tak nyaman, hepatitis A sangat jarang mengakibatkan komplikasi. Penderita biasanya disarankan untuk beristirahat selama 1 hingga 4 ahad dan menghindari kontak intim dengan orang lain.

9. Hepatitis B

 Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oral Mari Lebih Waspada, Penyakit Ngeri Ini Juga Mengintai Aktivitas Seks Oralrd.com
Jenis penyakit yang satu ini juga menyerang organ hati dan mengakibatkan tanda-tanda menyerupai di bawah ini.
  • Ruam
  • Sendi yang kaku dan nyeri
  • Mual
  • Demam
  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Rasa nyeri atau tak nyaman pada perut
  • Warna urine yang gelap
  • Mata dan kulit jadi kekuningan
Dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan bagi virus untuk sanggup dideteksi di dalam darah pasca menjangkit penderita. Penyakit ini juga dibedakan menjadi jenis akut dan kronis. Dalam kondisi yang parah, hepatitis B sanggup berkembang jadi infeksi kronis, melukai organ hati, mengakibatkan kanker hati, hingga kematian.
Faktanya, banyak penyakit yang ditularkan melalui acara seks baik secara penetrasi maupun oral tidak mengakibatkan tanda-tanda kecuali telah mencapai tahap tertentu. Oleh lantaran itu, kalau kau termasuk kelompok yang aktif berafiliasi seksual, pastikan untuk melaksanakan investigasi rutin semoga tak menyesal di kemudian hari. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menerapkan seks yang sehat dan aman, ya.