Yakinkah Anda! Seks Anal Dapat Bebas Dari Hamil Dan Penyakit Menular Seksual?

Posted by Ganas003 on Oktober 18, 2019 in , ,

Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?

Kemungkinan itu selalu ada




Menurut The American Sexual Heatlh Organization, anal seks didefiniskan sebagai acara seks ketika pria melaksanakan penetrasi penis ke dalam anus orang lain (pasangannya). Artinya secara teori, metode ini menjaga supaya sperma yang terkandung di dalam air mani tetap jauh dari vulva apalagi vagina.
Namun, apakah setiap acara seks anal menjamin seseorang tidak akan hamil? Berikut ini ulasannya!

1. Selalu ada kemungkinan

 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?savvyaf.com
Singkatnya, kehamilan tidak akan terjadi dari acara seks anal. Kendati demikian, jikalau air mani masuk ke dalam vagina ketika berganti posisi misalnya, risiko ini tetap ada. Sperma yang terkandung di dalam semen dan bertemu dengan telur yang telah matang di dalam rahim atau tuba falopi akan mengakibatkan kehamilan.

2. Ancaman PMS jauh lebih besar

 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?medicalnwestoday.com
Secara umum, risiko kehamilan yang didapat dari acara seks anal sendiri bekerjsama sangat kecil. Namun, risiko terserang PMS (Penyakit Menular Seksual) justru jadi lebih besar. Hal ini dikarenakan rektum tidak sanggup melubrikasi dirinya sendiri, sehingga kemungkinan kulit di area tersebut akan sobek sangat besar. Ketika terjadi luka inilah infeksi akan sangat gampang menyerang.

3. Jenis PMS yang menyerang

 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?susannegustinlaw.com
Jenis penyakit maupun infeksi yang sanggup menyerang pun tak jauh berbeda dengan jenis PMS akhir seks yang melibatkan penetrasi penis ke dalam vagina maupun oral. Beberapa di antaranya antara lain HIV, HPV, hepatitis, sifilis, gonore (kencing nanah), herpes simplexchlamydia, dan kutil genital.
 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?independent.co.uk
Untuk mengurangi risiko penyebaran PMS, maka penting untuk memakai kondom, baik untuk penis maupun sex toy yang digunakan. Selain itu, kondom juga perlu diganti jikalau adanya pergantian dari seks anal menuju vaginal maupun oral.

5. Menggunakan pelumas

 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?independent.co.uk
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kulit di area rektum sangatlah tipis. Oleh lantaran tidak adanya pelumas yang dihasilkan secara natural ibarat pada vagina, gunakan pelumas pelengkap untuk mencegah terjadinya kerusakan pada kulit. Pilih pelumas yang water based sebab pelumas dengan oil based justru akan merusak kondom.

6. Tak perlu memakai perlindungan ganda

 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?medicalnewstoday.com
Menggunakan dua kondom bukanlah tindakan pencegahan yang disarankan dan justru lebih berisiko meningkatkan terjadinya friksi. Pada akhirnya, kemungkinan sobek atau rusaknya kondom pun akan lebih besar. Perlu diingat, kondom hanya efektif jikalau dipakai dengan benar sehingga penting untuk selalu mengikuti instruksi.

7. Mengonsumsi pil KB

 Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual Yakinkah Anda! Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?medium.com
Di sisi lain, tindakan preventif bagi perempuan supaya tidak hamil ialah dengan mengonsumsi pil KB. Namun perlu diingat, pil KB ini tidak sanggup eksklusif bekerja sesudah dikonsumsi. Setidaknya, diperlukan waktu hingga 7 hari semenjak mengonsumsi pil KB supaya obat bekerja dengan efektif.
Apa pun jenis acara seks yang dilakukan baik oral, vaginal, maupun anal, pastikan untuk selalu melakukannya dengan kondusif dan sehat. Selain memakai alat kontrasepsi, lakukan investigasi penyakit menular seksual secara bersiklus untuk meminimalkan risiko besar di masa mendatang.